Seandainya Saya Wartawan Tempo

>> 06 Juli 2009

Judul : Seandainya Saya Wartawan Tempo

Pengarang : Bambang Bujono dan Toriq Hadad

Penerbit : ISAI dan Yayasan Alumni TEMPO

Tahun : 1996

Apakah kamu gemar menulis dan memperhatikan tingkah laku serta peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar? Atau apakah kamu tertarik untuk berkecimpung di dalam dunia jurnalistik? Mengapa tidak mencoba membaca buku yang satu ini. Buku Seandainya Saya Wartawan Tempo dapat menjadi panduan untuk mengembangkan dan menambah wawasan kamu tentang penulisan feature. Semua yang kamu butuhkan khususnya tentang feature dibahas dengan sangat cemerlang. Mulai dari definisi, teknik penulisan, jenis-jenis lead yang merupakan kunci dalam penulisannya, senjata yang harus digunakan untuk menulis, serta masih banyak lagi yang dibahas tuntas. Buku ini ditulis dengan gaya penulisan yang tidak teoritis. Gaya/teknik penulisan yang bercerita, terkesan ringan dan tidak kaku lazimnya buku – buku panduan penulisan feature, serta diperkuat dengan contoh-contoh konkrit, sehingga pesan yang disampaikan mudah dimengerti dan dipahami. Setiap memasuki bab berikutnya disisipkan satu halaman berupa gambar artistik. Mungkin halaman ini disisipkan untuk membuat pembaca tidak jenuh dan bosan setelah membaca beberapa pembahasan, sehingga gambar ini bisa dikatakan salah satu pewarna atau selingan untuk menetralkan suasana kejenuhan anda. Setiap penjelasan diberikan ilustrasi – ilustrasi secara lengkap dan sederhana sehingga mempermudah pembaca untuk mencernanya.

Biasanya sebuah buku akan menyertakan foto di dalamnya sesuai dengan pembahasan atau penjelasan yang ditulis sehingga dapat memperkuat dan mewakili tulisan atau penjelasan itu. Pada buku ini, terdapat beberapa bahkan hampir sebagian besar foto yang ditampilkan tidak relevan dengan pembahasan. Foto yang ditampilkan lebih banyak menggambarkan situasi atau suasana kerja wartawan Tempo dan juga tidak terdapat caption foto. Selain itu, dilihat dari segi kreativitas, gambar yang terdapat pada buku ini cukup imajinatif dan ekspresif. Gambar unik seperti karikatur seseorang terdapat di dalamnya, dan juga terdapat foto wartawan sedang tertidur pulas dengan kaki diangkat ke atas meja yang mungkin difoto secara diam-diam (candit photo), atau bahkan foto yang ekspresif seperti foto orang sedang tertawa senang dengan mulut yang terbuka lebar. Gambar yang sangat ekspresif!!




PS: tulisan ini sebenarnya udah lama tersimpan di laptop gw. Ini salah satu tugas Pelaporan Mendalam saat gw di semester 7 hwehhwhe
. Daripada disimpen di laptop doank, mending gw share di blog kalie aja bermanfaat ^^


0 comments:

Poskan Komentar

 
Made by Lettersfromyoshi